Analisis Beban Kerja Perawat Dibagian Penyakit Dalam Rumah Sakit XX

Rumah sakit merupakan suatu organisasi yang menawarkan jasa sebagai hasil produk yang sangat padat karya, sehingga peran sumber daya manusia sangat besar. Kekurangan sumber daya manusia  baik dalam arti kuantitas maupun kualitas akan dapat mengganggu  mutu produk yang ditawarkan. Sedangkan  pengadaannya tidak bisa seketika, perlu perencanaan dan penyesuaian sebelum dapat digunakan dengan optimal (Ilyas, 2000).

Tenaga kesehatan khususnya perawat merupakan salah satu unsur penting dalam pelayanan kesehatan. Karena perawat merupakan tenaga terbesar dalam jumlahnya dan terlama dalam memberikan pelayanan langsung kepada pasien sehingga penataan tenaga perawat pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan seperti rumah sakit sangat penting agar mencapai kualitas pelayanan yang optimal (Hapsara, 2003).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran beban kerja perawat pada Penyakit dalam RSU XX14 Juli – 5 Agustus 2009

Desain Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survei Diskriptif  yaitu menggambarkan secara sistematik terhadap suatu peristiwa yang sedang diteliti.

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah pasien sebanyak 188 pasien (selama 18 hari penelitian) dengan rata – rata perhari 10 pasien. Rata – rata lama perawatan (Av.LOS)  adalah empat hari. Kondisi pasien yang masuk dengan tingkat ketergantungan minimal 35,64 %, intermediate 60,64 % dan maksomal 3,72 %.  Tindakan langsung dan tidak langsung yang dibutuhkan pasien mengalami peningkatan sebanyak 56,34 %, cukup sebanyak 9,86 % dan kurang sebanyak 33,80 %. Frekwensi masing – masing tindakan keperawatan langsung meningkat sebanyak 27,38 %, cukup sebanyak 23,81 %, kurang 48,81 % dan tidak langsung meningkat sebanyak 25 %, cukup sebanyak 27,38 % dan kurang sebanyak 47,62 %. Rata- rata waktu yang dibutuhkan untuk tindakan langsung meningkat sebanyak 3,57 % , cukup sebanyak 11,91 % dan kurang sebanyak 84,52 %. Diantara 6 variabel independen yang mengalami peningkatan sebanyak 3 variabel yaitu jumlah pasien, tindakan keperawatan langsung dan tidak langsung dan Frekwensi masing – masing tindakan keperawatan langsung dan tidak langsung. Diantara 3 variabel tersebut, variabel jumlah pasien paling berpengaruh terhadap beban kerja perawat, kemudian tindakan langsung dan tidak langsung kemudian yang terakhir adalah frekwensi masing – masing tindakan keperawatan langsung dan tidak langsung.

Adapun kesimpulan dalam penelitian ini diantara 6 variabel yang diteliti 3 variabel yang mengalami peningkatan yaitu : jumlah pasien, tindakan keperawatan langsung dan tidak langsung dan Frekwensi masing – masing tindakan keperawatan langsung dan tidak langsung. Sedangkan 3 variabel yang mengalami penurunan adalah : rata – rata hari perawatan, kondisi pasien (analisis kebutuhan perawat), dan rata – rata waktu yang dibutuhkan untuk tindakan keperawatan langsung.   Saran yang dianjurkan kepada pihak rumah sakit, perlu ditinjau kembali keseimbangan antara beban kerja, jumlah pasien, kualifikasi tenaga dan mengkaji beban kerja secara reguler sehingga beban kerja dapat seimbang.

Kode File : MN006
File skripsi ini meliputi :
a. Halaman depan
b. Bab I – VII (pendahuluan – penutup) lengkap
c. Daftar Pustaka
d. Lampiran2 (Kuisioner,Tabel Penelitian, dll)

About these ads