“Faktor Risiko Terjadinya Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum XX”

Masalah kanker di Indonesia telah merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan semakin banyaknya di temukan kasus penyakit ini. Keadaan ini terjadi karena semakin meningkatnya kualitas pelayanan medik akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatnya kesadaran masyarakat oleh suatu proses kemajuan melalui pendidikan formal maupun informal, berbagai mass media serta berkembangnya kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kanker payudara merupakan tumor ganas pada wanita dengan frekuensi nomor dua di Indonesia setelah kanker leher rahim. Kondisinya hampir sama pada semua rumah sakit di Indonesia, yaitu datang sudah dalam keadaan terlambat, di mana keadaan penyakit untuk di lakukan tindakan pembedahan kuratif tidak memungkinkan lagi.

Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan case control study  yang bertujuan untuk melihat faktor risiko terjadinya kanker payudara di RSU XX.

Berdasarkan hasil panelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka kesimpulan yang dapat diambil:

  1. Ada kecenderungan risiko kejadian kanker dengan semakin  bertambahnya umur seseorang.
  2. Tidak ada  kecenderungan risiko kejadian kanker dengan  tingkat pendidikan  seseorangn namun yang paling berpengaruh adalah pengetahuan seseorang tentang penyakit kanker.
  3. Ada kemungkinan risiko terjadinya kanker dengan satus perkawinan.
  4. Tidak ada kecenderungan risiko kejadian kanker dengan riwayat keluarga yang menderita penyakit kanker.
  5. Ada kecenderungan risiko kejadian kanker dengan  kejadian permulaan menarche pada seseorang
  6. Tidak ada risiko kejadian penyakit kanker dengan paritas
  7. Tidak ada risiko kejadian penyakit kanker dengan laktasi