“Pengaruh Pemberian Kompres Iodine Povidone Terhadap Kejadian Thromboplebitis Akibat Pemasangan Infus di RSU XX”

Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat harus peka terhadap perubahan dan tuntutan yang terjadi di dalam masyarakat antara lain pengaruh perkembangan sosial ekonomi masyarakat yang memungkinkan meningkatnya tuntutan masyarakat akan pelayanan yang bermutu. Salah satu tolak ukur kualitas pelayanan rumah sakit yang bermutu adalah rendahnya angka kejadian Infeksi Nosokomial ( Shafter Garizoa ; 2000 : 43).

Infeksi nosokomial adalah  infeksi yang sangat kompleks didapatkan seseorang saat berada dirumah sakit dimana penularannya dapat melalui petugas, pasien maupun dengan alat-alat yang digunakan oleh pasien itu sendiri baik yang invasif maupun non invasif yang merupakan suatu masalah yang sangat kompleks yang merupakan resultan dari berbagai masalah yang terjadi dirumah sakit. Hal  ini pun menandakan bahwa jaminan kualitas pelayanan masih kurang atau dibawah standar.

Ada  4 macam infeksi nosokomial yang menonjol terdapat di rumah sakit yaitu infeksi aliran darah, infeksi luka pembedahan, infeksi saluran kemih, dan infeksi saluran nafas thrombolebitis salah satu infeksi aliran darah yang merupakan suatu masalah kompleks yang sering terjadi di rumah sakit

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres bethadine terhadap kejadian thromboplebitis.  Jenis penelitan adalah kuasi eksperimen dengan cross sectional perlakuan diberikan kompres dengan bethadine yang tidak diencerkan atau yang telah diencerkan pada area pemasangan infus sedangkan kelompok kontrol adalah pemasangan infus yang tidak diberikan kompres bethadine pada area pemasangan. Penilaian dilakukan melalui lembar observasi. Teknik pengambilan sampel secara probabiliy sampling yaitu purposive sampling. Besarya sampel sebanyak 30 responden. Pada analisa data dengan perhitungan fisher exact test diperoleh nilai P=1,00 lebih besar dari nilai α=5% (0,05) artinya tidak ada pengaruh pemberian kompres iodine povidone  tidak encer dan encer terhadap kejadian thromboplebitis pada pemasangan infus dan mengetahui pengaruh pemberian kompres iodine povidone dan tanpa iodine povidone dengan perhitungan chi-square diperoleh nilai P=0,004 lebih kecil dari nilai α=5% (0,05) artinya ada pengaruh pemberian tanpa kompres iodine povidone terhadap kejadian thromboplebitis pada pemasangan infus dengan odds ratio 14 artinya ada peluang 14 kali terjadi thromboplebitis tanpa pemberian kompres iodine povidone. Pada hasil penelitian disimpulkan tidak ada pengaruh pemberian kompres iodine povidone pada area pemasangan infus terhadap kejadian thromboplebitis.

Kode file : MB005
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, Abstrak, daftar isi, daftar tabel, dll)
–    Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka.
–    Lampiran 2 (kuesioner, master tabel, power point, dll)

Bentuk file : Ms.Word