“Studi Komparatif Pemberian Asi Ekslusif Dengan Pasi (Susu Formula) Terhadap Kejadian Penyakit Diare Pada Bayi (0 – 6 Bln) Diwilayah Kerja Puskesmas XX”

Sampai saat ini penyakit diare atau juga sering disebut Gastroenteritis, masih merupakan salah satu masalah kesehatan utama dari masyarakat. Dari daftar urutan penyebab kunjungan Puskesmas / Balai pengobatan, hampir selalu termasuk dalam kelompok 3 penyebab utama bagi masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas.

Penelitian ini menggunakan pendekatan Comparatif studi (Studi Perbandingan) yaitu pengumpulan data pada variabel penelitian sekaligus pada suatu saat dengan membandingkan pemberian ASI dan PASI (Susus Formula) dengan kejadian diare pada bayi umur 0 – 6 bln diwilayah kerja Puskesmas XX. Yang sampelnya telah ditentukan berdasarkan pengambilan sampel secara Purposive Sampling yaitu memilih sampel diantara populasi yang sesuai dengan tujuan dan masalah penelitian, kemudian dilakukan analisis untuk mencari ada tidaknya perbedaan kejadian diare pada bayi 0 – 6 bulan yang mengkonsumsi ASI Eksklusif dengan Bayi yang mengkonsumsi PASI ( susu formula ) baik dari segi jumlah maupun dari frekwensi bab, frekwensi kejadian diare pada bayi, volume feses, karakteristik feses dan apa yang dikonsumsi oleh bayi saat diare,  yang dilihat pada kasus diare pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas XX.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas XX dari tanggal 18 Juli sampai dengan 24 Juli 2009 dapat disimpulkan bahwa :

  1. Diare masih merupakan salah satu penyebab morbiditas dan menjadi masalah kesehatan diindonesia. Menurut para ahli bahwa bayi yang mengkonsumsi ASI lebih jarang menderita Gastroenteritis akut dari pada bayi yang mengkonsumsi susu formula.
  2. Berbagai jenis susu formula yang telah dipasarkan bebas tetapi tidak ada yang menpunyai kandungan nutrien yang sebaik ASI, selain itu susu formula tidak mengandung zat protektif yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi. Akibat buruk dari pemberian susu botol / susu formula adalah  angka kesakitan diare 10 kali lebih banyak, angka kematian juga 10 kali lebih banyak dibandingkan dengan bayi yang diberi ASI
  3. Kerangka konsep penelitian ini mencoba menggambarkan kejadian diare yang mengkonsumsi ASI Eksklusif dengan susu formula, dimana diare dapat meningkat atau menurun pada dua keadaan tersebut. Hipotesa penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu hipotesa nol yaitu  “Tidak ada Perbedaan antara pemberian ASI Ekslusif dengan PASI (Susu Formula) terhadap kejadian Diare pada Bayi umur 0 – 6 bln pada Puskesmas XXssar”  dan hipotesa alternatif yaitu “ Ada Perbedaan antara pemberian ASI Ekslusif dengan PASI (Susu Formula) terhadap kejadian Diare pada Bayi umur 0 – 6 bln pada Puskesmas XXssar ”, yang keduanya masing – masing mempunyai hipotesa minor.

Kode file : KM004
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi)
–    Bab I – VII lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Lampiran2 (uji kuesioner,  dll)

Bentuk file : Ms.Word