“Keberhasilan Strategi Dots Dalam Mengantisipasi Ketidakpatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru”(Studi Kasus di Puskesmas XX Kabupaten XX)

             Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) merupakan suatu cara untuk menjamin keberhasilan program pengobatan penderita Tuberkulosis Paru dengan ketaatan dan keteraturan penderita selama masa pengobatan, yaitu dengan melakukan pengawasan dan pengendalian pengobatan penderita. Pada strategi DOTS terdapat 5 (lima) komponen, yaitu : komitmen politik, pemeriksaan laboratorium, ketersediaan obat, pencatatan pelaporan dan pengawasan minum obat

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran yang jelas tentang keberhasilan pelaksanaan strategi DOTS dalam mengantisipasi ketidakpatuhan berobat penderita Tuberkulosis Paru, khususnya di wilayah kerja Puskesmas XX.

Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan bentuk studi kasus untuk menganalisa secara mendalam tentang pelaksanaan strategi DOTS, sampel diambil secara Purposive Sampling, dimana besar sampel sebanyak 23 responden.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen-komponen strategi DOTS memberikan kontribusi yang cukup besar dalam mengantisipasi ketidakpatuhan berobat penderita Tuberkulosis Paru.

Tercapainya perilaku kepatuhan berobat penderita Tuberkulosis Paru yang pada akhirnya memungkinkan penderita bisa sembuh dari penyakitnya, adalah dengan adanya dukungan pemerintah, keaktifan petugas pelaksana dan peran serta keluarga atau masyarakat dalam program pengobatan Tuberkulosis Paru.

Kata kunci : Strategi DOTS, Ketidakpatuhan, Tuberkulosis Paru

Kode file : KM008
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, dll)
–    Bab I-VIII lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka
–    Lampiran2 (kuesioner,Indepth  Interview)

Bentuk file : Ms.Word
Donasi : Rp. 100.000,-