Persepsi Klien Ketergantungan Napza Pada Pelaksanaan Terapi Metode Spiritual Dalam Tahap Pemulihan Dipusat Rehabilitasi XX

Latar belakang : Pengguna jarum suntik pada penyalahgunan NAPZA dalam 3 tahun terakhir mengalami peningkatan dari 22% pada tahun 20xx, 46% pada tahun 20xx dan menjadi 61,8% pada tahun 20xx program metode spiritual dilakukan sebagai salah satu terapi pemahaman. Nilai-nilai spiritual merupakan salah satu hal penting dalam upaya rehabilitasi ketergantungan NAPZA. Oleh sebab itu peneliti melakukan penelitian Persepsi klien ketergantungan NAPZA pada pelaksanaan terapi metode spiritual dalam tahap pemulihan dipusat rehabilitasi XX.

Metode : penelitian yang dilakukan ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Pusat Rehabilitasi XX, dengan mengambil empat responden. Pengumpulan data menggunakan Indepth Interview dan observasi tak terstuktur dengan menggunakan alat bantu perekam suara. Setelah mendapatkan data kemudian dilakukan analisa data kedalam kata kunci, pola, klategori, satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan keterkaitan antar tema, sehingga muncul sebuah kesimpulan.

Hasil : Dari hasil wawancara mendalam dan observasi tak tersruktur, keempat responden Persepsi terhadap pemenuhan kebutuhan berbeda–beda, hal ini disebabkan adanya perbedaan faktor budaya, pendidikan  keterbatasan informasi dan pengalaman responden selama proses pemulihan (lamanya manjalankan terapi spiritual), serta pengalaman dari orang lain, dimana hal ini berpengaruh terhadap persepsi pada program metode spiritual. Faktor-faktor yang berpengaruh pada klien ketergantungan NAPZA pada pelaksanaan terapi metode spiritualyaitu faktor-faktor penghambat dan pendukung dapat mempengaruhi seseorang untuk menyalahgunakan NAPZA kembali dan responden memiliki suatu harapan yang sama yaitu bisa kembali kemasyarakat, bisa bersosialisasi, berdaya guna, mandiri, untuk menghadapi kehidupan yang akan mereka jalani.

Kesimpulan:Kemauan dari klien untuk sembuh untuk sembuh dari ketergantungan NAPZA dapat diatasi dengan kesadaran diri sendiri untuk berusaha dan tak lepas mendapat dukungan dari lingkungan sekitarnya, yaitu keluarga yang kemudian direalisasikan dengan klien masuk rehabilitasi untuk menjalani program pemulihan dengan melaksanakan terapi spiritual

Kata kunci       : Persepsi, NAPZA, Spiritual

Daftar putaka : 23 literature

Kode File : UM002
File skripsi ini meliputi :
a. Halaman depan
b. Bab I – VI (pendahuluan – penutup)
c. Lampiran2

Iklan