Hubungan Antara Dimensi Religiusitas Ritualistik Islami Dengan Harga Diri Pada Remaja Di Panti Sosial XX

Latar Belakang: Harga  diri merupakan bagian dari konsep diri  dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain. Harga diri yang rendah berhubungan dengan hubungan interpersonal yang buruk dan terutama menonjol  pada pasen skizofrenia dan depresi. Bagaimana individu berhubungan dengan orang lain merupakan inti dari kepribadian). Konsep diri negatif sering kali berhubungan dengan depresi klinis Disebutkan dari sekian banyak penyebab depresi, kehilangan merupakan faktor utama, salah satunya kehilangan harapan, harga diri dan ambisi.

Tujuan: Untuk mengetahui tingkat ; dimensi religiusitas ritualistik Islami  remaja, tingkat harga diri remaja dan hubungan antara dimensi religiusitas ritualistik Islami dengan harga diri remaja di Panti Sosial XX.

Metode: Penelitian ini adalah penelitian non eksperiemental menggunakan metode survei data kuantitatif, dengan rancangan Cross Sectional. Subjek penelitian adalah remaja yang dibina di Panti Sosial XX periode Juli – Desember  2005 sebanyak 57 orang. Data dikumpulkan dengan kuisioner dengan analisis data mengunakan uji statistik rank spearman.

Hasil: Dimensi ritualistik islami remaja menunjukan kategori  agak rendah (24,6%), rendah  (49,1%) dan  kategori sedang (26,3%). Sebagian besar (52,6%)   mempunyai harga diri agak rendah, 28,1% termasuk kategori rendah, 10,3% termasuk kategori sedang dan 8,8% termasuk kategori sangat rendah. Ada hubungan positif bermakna antara dimensi ritualistik islami dengan  harga diri remaja (p=0,022).

Kesimpulan:

Sebagian besar dimensi ritualistik islami remaja menunjukan kategori  rendah dan harga diri remaja termasuk kategori agak rendah. Ada hubungan positif bermakna antara dimensi religiusitas ritualistik islami dengan  harga diri remaja di Panti Sosial XX.

Kata kunci : Remaja, Dimensi Religiusitas, Ritualistik Islami,  Harga Diri.

Kode File : KS004
File skripsi ini meliputi :
a. Halaman depan
b. Bab I – V (pendahuluan – penutup)
c. Lampiran2