Persepsi Remaja Terhadap Hubungan Seksual Bebas di SLTP XX

Latar belakang: Dari Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) yang dilakukan pada tahun xx-xx didapatkan 2,4 % atau sekitar 511.336 orang dari 21.264.000 junlah remaja berusia 15-19 tahun dan    8,6 % atau sekitar 1.727.929 orang dari 20.092.200 remaja berusia 20-24 tahun yang belum menikah di Indonesia, pernah melakukan hubungan seks pra nikah dan lebih banyak terjadi pada remaja perkotaan. Fenomena ini menunjukan bahwa perilaku seks bebas dikalangan remaja di berbagai kota khususnya dikota xx semakin meningkat Permasalahan remaja tersebut mengakibatkan terjadinya seks pranikah yang meningkat sehingga memberi dampak seperti kehamilan, pernikahan usia muda dan tingkat aborsi yang tinggi.

Tujuan : Mengetahui persepsi remaja terhadap hubungan seksual bebas di SLTP XX

Metode : Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan susunan deskriptif analitik dan dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data itu dengan menggunakan kuesioner. Subyek penelitian adalah siswa-siswi SLTP XX kelas I dan kelas II yang sedang melaksanakan proses belajar dan bersedia menjadi responden yang berjumlah 80 orang responden dengan menggunakan metode simple random sampling dan variabel yang diteliti yaitu persepsi remaja siswa SLTP XX terhadap hubungan seksual bebas dalam bentuk prosentase untuk tiap-tiap tabel.

Hasil : penelitian adalah persepsi remaja terhadap hubungan seksual bebas ditinjau dari aspek biologis 86,25%, aspek psikologis 78,75%, aspek sosial 77,5%, aspek perilaku 92,5% dan aspek kultur budaya 78,75%.

Kesimpulan : Persepsi remaja terhadap hubungan seksual bebas di tinjau dari aspek biologis, aspek psikologi, aspek social, aspek perilaku dan aspek kultur budaya adalah baik.

Kata kunci: Persepsi, remaja, hubungan seksual bebas

Kode File : KM028
File skripsi ini meliputi :
a. Halaman depan
b. Bab I – V (pendahuluan – penutup)
c. Lampiran2