KODE

JUDUL SKRIPSI

FILE LENGKAP

14.11 IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB DROUP OUT BALITA DI POSYANDU SETELAH IMUNISASI LENGKAP
18.21 EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN INTERACTIVE SKILL STATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN DI STIK XX
18.22 GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMINORHEA DAN CARA PENANGANANNYA DI SMP XX
18.23 GAMBARAN PENGETAHUAN SISWI KELAS V DAN VI SD TENTANG MENARCHE SDN XX DI KECAMATAN XX KABUPATEN XX
18.24 GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG ATURAN MINUM ANTIBIOTIK YANG BENAR DI DUSUN XX DESA XX KECAMATAN XX
25.18 PERSEPSI PERAWAT TERHADAP PRINSIP PERAWATAN ATRAUMATIK PADA ANAK DI RUANG III RSU XX
26.19 HUBUNGAN ANTARA KONTRASEPSI HORMONAL PIL DENGAN KEJADIAN MENINGKATNYA TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS XX
26.20 FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA HARI RAWAT PADA PASIEN PASCA OPERASI LAPARATOMI DI RUMAH SAKIT UMUM XX
26.21 GAMBARAN KARAKTERISTIK KLIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA PROVINSI XX
26.24 ANALISIS INTERPRETASI KADAR GDS ( GLUKOSA DARAH SEWAKTU ) DAN GDP ( GLUKOSA DARAH PUASA ) PADA PASIEN DIABETES MELITUS (DM) TIPE II YANG MENGALAMI ULKUS DIABETIK DI RSUD XX
26.25 ANALISIS GAMBARAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DIRUANG HEMODIALISIS RUMAH SAKIT XX
26.27 GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERAWAT TENTANG KEWASPADAAN UNIVERSAL DI INSTALASI RAWAT DARURAT RUMAH SAKIT XX
26.28 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH  (RSUD) XX
26.29 SURVEI KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL XX KABUPATEN XX
26.30 GAMBARAN KEPUASAN PASIEN BERDASARKAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RS XX
27.01 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI RSUD XX
27.02 PERBEDAAN KEKUATAN OTOT PADA PENDERITA NON-HAEMORHAGIC STROKE (NHS) FASE AKUT DAN KRONIK DI RS XX
27.03 ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN KUSTA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN KECACATAN PENYAKITNYA DI RUMAH SAKIT XX
27.07 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA BERULANG PADA BALITA USIA 36 – 59 BULAN DI PUSKESMAS XX
27.08 PENGARUH TEKNIK RELAKSASI TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI DI RUANG PERAWATAN BEDAH RSU XX
27.10 ANALISIS KEPATUHAN MELAKSANAKAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS XX
27.13 HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU BAYI 0-2 BULAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI BCG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS XX
27.17 ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKAMBUHAN (RELAPS) PADA PENGGUNA  NAPZA  YANG  MENDAPATKAN LAYANAN PASCA KONSELIN DI PUSKESMAS XX
27.18 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FEBRIS PADA KLIEN POST OPERASI HARI PERTAMA BEDAH MAYOR DEWASA DI RUANG BEDAH RUMAH SAKIT XX
27.19 PENGARUH PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN HALUSINASI TERHADAP KEMAMPUAN KLIEN MENGONTROL HALUSINASI DI RSKD XX